Langsung ke konten utama

Millenials Now

Millenials Now at Mercu Buana University

Sedikit cerita gue tentang seminar "Millenials Now" di Universitas Mercu Buana , sesuai dengan ekspektasi gue nih, seminar ini banyak membicarakan tentang generasi Millenials dan sangat menarik tentunya.

Lalu apa yang dimaksud Kaum Millenials ini ? setelah mengikuti seminar ini, gue bisa simpulkan golongan ini adalah orang yang berusia 18 sampai 30 tahun, which is itu adalah anak mudanya Kantor haha :D
Disini gue dengar banyak cerita dari para pembicara hebat, baik dari sisi pendidikan yang dibawakan dosen saya sendiri dan dari sisi korporasi yang dibawakan dari para head of corporate (Indosat, GoJek, Microsoft Indonesia). Ini adalah seminar yang sangat menarik, karena memang Millenial ini sedikit banyak menuai pro dan kontra. Namun, yang gue ingat adalah mengenai Ciri Kaum Millenials, beginilah kurang lebihnya ciri kaum Millenials:

1. Gampang pindah kerja

This is not always the negative character. Millenials akan mencari tempat kerja dimana dia akan menerima banyak kerjaan, lalu mereka mengaitkan dengan konteks kesuksesan dan (kesuksesan) itu berkat kehadirannya. Mereka akan mencintai pekerjaannya bukan perusahaannya , oleh karena itu jika mereka merasa sudah tidak ada lagi yang dipelajari di satu perusahaan itu besar kemungkinan mereka akan meninggalkan perusahaan.

2. Addictive to Social media

ohh pastii... Bahkan saat sesi tanya jawab "lebih pilih ketinggalan handphone atau ketinggalan kuliah?", semua menjawab "pilih ketinggalan kuliah", karena memang handphone si Millenials kebanyakan berisi akun Social media, mereka wajib memiliki akun Sosmed bahkan lebih dari 3-7 akun Social media, mereka memilih Social media untuk berkomunikasi, karena bagi mereka bertatap muka tidak lagi menjadi pilihan utama. Cukup berkomunikasi di media sosial cara generasi ini menjalin silaturahmi. 

3. Suka tantangan dan hal baru namun "tidak fokus"

Karena sekarang sudah ada new media, semua yang ingin kita cari ada dalam satu genggaman, membuat mereka mudah mengakses apa saja yang ingin mereka ketahui, misalnya ingin menjadi SEO, tinggal cari deh di google "how to be an expert SEO" or anything else, mereka berfikir "Oh kayanya jadi SEO keren nih, tapiii jadi PR di perusahaan multinasional, keren juga., mmmm gimana rasanya kerja di microsoft, keren bgt pasti"itulah yang membuat Millenials tidak fokus mendalami suatu profesi / ilmu tertentu.

4. Berfikir kreatif

Mungkin generasi sebelumnya terbiasa mengerjakan apa yg sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, Millenials lebih suka mengutarakan pemikiranya yang cenderung berbeda dengan pola yang sudah biasa terjadi. Mungkin ini hal yang positif, tapiii, mungkin karena berdasarkan riset, kaum Millenials cenderung pemalas, sehingga mereka akan mencari cara tercepat utk mencapai goal tertentu, lalu mereka berfikir kreatif yang tidak terfikirkan oleh orang-orang lain.
Oke, point tersebut memang tidaklah 100% valid, karena walaupun satu generasi, karakter memang tidak selalu sama, Gue ingat salah satu quote dari Tedo zigara -Head of Go-Clean, dia bilang "Generation is not about your born year and/or your life in".

Komentar

  1. http://ceritapelangi97.blogspot.com/2017/05/mencari-rizieq-shihab.html
    http://beritaterupdate168.blogspot.com/2017/05/real-madrid-janjikan-bonus-9-kali-lipat.html

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasanya Kuliah Sambil Kerja

Kuliah sambil kerja itu bahagia atau malah mengenaskan ? let me to a little story  :D Gue pake istilah mengenaskan (biar sedikit horor haha) karena kuliah sambil kerja kadang biking ngenes haha. Gapercaya ? silahkan baca sedikit ceritaku  :D 1. Menjadi pribadi yang lebih mandiri Tidak lagi mengandalkan orang tua dari segi biaya, di mana gue bisa menempa diri dengan membiayai kuliah sendiri. (Ya masa kalo udah kerja masih dibiayain orang tua, malu dong). Dan juga bisa membeli barang yg pengen gw beli dgn sesuka hati. Mulai dari beli baju, beli sepatu, bahkan sampe beliin bunga bangke buat mantan hahah... Syaratnya ya asal mau nabung sih. Gue merasa tumbuh menjadi anak yang tidak manja, tapi kalo manja-manjaan sama dia sih kaga apa-apa kali ye . Maksudnya tidak manja jika keinginan gw tidak terpenuhi. Hix  :( 2. Belajar Menghargai Waktu  Dimana gw kalo pagi kerja sampe sore kadang pulang malem karena ngerjain tugas (tugas kerjaan, tugas kuliah), b...

Review Film Antologi Rasa 2019

I was So happy to come in Antologi Rasa Premiere. Reality wrap perfectly in this movie “untuk yang telah menemukan namun tak bisa memiliki”. Is the story of 4 best friend Harris, Rully, Keara, and Dennis. It’s sort of a love square type of the things and it’s either though of love or just friendship. Good cinematography especially when Keara and Rully in Bali, with those beautiful shoot in there with a Jeep car! . Senyum2 terus sepanjang film, baper, up and down, cause their chemistry is over the top. Every scene, be it a friendship scene and even the friend ZONE one truly catches the moment. I can feel the love or the hate just by those scene alone. Herjunot Ali & Carissa Perusset absolutely funny at times and comforting as well. . I recomended you guys to watch this movie. in theatre February 14! Score : 9/10!! 🎉 . #antologirasa #moviereview #premiereantologirasa #antologirasamovie